Perdagangan luar negeri kimia mengacu pada perdagangan bahan kimia internasional. Bahan kimia meliputi banyak produk yang berbeda seperti plastik, karet, pereaksi kimia, pelapis, pewarna, dll. Mereka digunakan dalam produksi berbagai produk yang berbeda seperti mobil, peralatan rumah tangga, peralatan medis, bahan konstruksi, dll.
Bahan baku kimia adalah zat yang banyak digunakan dalam produksi industri. Skenario aplikasi utama mereka meliputi aspek -aspek berikut:
1. Industri Kimia: Bahan baku kimia adalah dasar dari industri kimia dan banyak digunakan dalam sintesis berbagai bahan kimia, seperti plastik, karet, pigmen, pelapis, pewarna, serat, obat -obatan, dll.
2. Industri Petrokimia: Industri Petrokimia adalah bidang aplikasi penting bahan baku kimia. Tujuan utamanya adalah untuk menghasilkan produk petrokimia, seperti minyak bumi, resin minyak bumi, lilin minyak bumi, dll., Yang banyak digunakan dalam industri petrokimia, pelapis, tinta, plastik dan industri lainnya.
3. Industri Metalurgi: Bahan baku kimia juga banyak digunakan dalam industri metalurgi, terutama digunakan dalam agen flotasi mineral, agen dehidrasi mineral, agen perlakuan permukaan baja, agen perlakuan permukaan logam, dll.
4. Lapangan Pertanian: Bahan baku kimia juga memiliki aplikasi penting di bidang pertanian. Mereka terutama digunakan untuk memproduksi pupuk, pestisida, herbisida, fungisida, dll., Memberikan dukungan kuat untuk produksi pertanian.
5. Kebutuhan harian: Bahan baku kimia juga banyak digunakan dalam pembuatan kebutuhan harian, seperti deterjen, parfum, kosmetik, lipstik, dll.
Singkatnya, bidang aplikasi bahan baku kimia sangat luas, melibatkan banyak industri dan bidang, dan memberikan dukungan penting untuk produksi industri modern dan kehidupan sehari -hari.
Perdagangan luar negeri kimia adalah industri global, sehingga perlu untuk sepenuhnya memahami undang -undang dan peraturan negara yang berbeda, serta kondisi pasar. Keterampilan perdagangan yang terampil seperti riset pasar, keterampilan penjualan, keterampilan negosiasi, dan manajemen logistik juga diperlukan.
Pada saat yang sama, perdagangan luar negeri kimia juga menghadapi banyak tantangan, seperti persaingan global yang intensif dan standar lingkungan dan keselamatan yang ketat. Oleh karena itu, pengetahuan dan pengalaman profesional sangat penting untuk berhasil dalam industri ini.
Apa kategori atau jenis utama produk bahan baku kimia?
Bahan baku kimia merujuk pada bahan baku yang digunakan untuk memproduksi bahan kimia, plastik, karet dan produk kimia lainnya. Ada banyak jenis produk bahan baku kimia, yang dapat dibagi menjadi kategori berikut sesuai dengan metode klasifikasi yang berbeda:
1. Bahan kimia dasar: termasuk bahan kimia anorganik dan bahan kimia organik, seperti alumina, natrium hidroksida, natrium klorida, asam sulfat, asam hidroklorat, metanol, etanol, propilen, dll.
2. Bahan polimer: termasuk plastik, karet, selulosa, serat sintetis, dll., Seperti polietilen, polypropylene, polyvinyl klorida, poliamida, poliester, karet styrene-butadiene, dll.
3. Surfaktan: termasuk surfaktan anionik, surfaktan kationik, surfaktan nonionik dan surfaktan amfoterik, seperti natrium dodecylbenzene sulfonate, cetyltrimethylammonium bromid, polyoxyethylene ether, dll.
4. Aditif Kimia: Termasuk katalis, penstabil, pengawet, plasticizer, pengisi, pelumas, dll., Seperti amonium aluminasi, titanat, hidrogen peroksida, tributil fosfat, silikon oksida, dll.
5. Pigmen dan Pewarna: Termasuk pigmen organik dan pigmen anorganik, seperti kromat timah, peredam ultraviolet, pewarna benzimidazol, dll.
6. Bahan kimia halus: termasuk bahan kimia farmasi, rempah-rempah, perantara pewarna, dll., Seperti p-toluenesulfonate, asam trifluoroasetat, resorcinol, dll.
Waktu posting: Jul-17-2024