bg

Berita

Berapa lama berbagai pupuk bertahan?

Juli adalah waktu ketika banyak pupuk dan penyiraman diterapkan di ladang. Berapa lama periode validitas berbagai pupuk? Apakah pupuk yang bekerja dengan cepat pupuk yang baik?

1. Durasi efektivitas berbagai pupuk
Durasi pupuk adalah periode waktu di mana nutrisi dapat diserap secara terus menerus dan digunakan oleh tanaman setelah pupuk diaplikasikan pada tanah. Berbagai jenis pupuk memiliki durasi yang sangat berbeda. Berikut ini adalah pengantar durasi beberapa pupuk umum:

Amonium bikarbonat (amonium bikarbonat):

Durasi validitas: Sekitar setengah bulan.

Fitur: Efek cepat, tetapi durasi yang relatif singkat.

Ammonium chloride:

Periode yang langgeng: Sekitar 25 hari, tetapi mungkin menurunkan berat badan nanti.

Fitur: Periode efisiensi pupuk sedang, tetapi perhatian harus diberikan untuk menambah pupuk nanti.

Urea:

Durasi validitas: berlangsung sekitar 1 setengah bulan.

Fitur: Urea perlu dikonversi menjadi amonium nitrogen sebelum dapat diserap oleh tanaman, sehingga efeknya sedikit lebih lambat, tetapi efeknya berlangsung lebih lama.

Pupuk majemuk:

Durasi validitas: Hingga 3 bulan.

Fitur: Nutrisi komprehensif, tahan lama, cocok untuk digunakan sebagai pupuk dasar.

Pupuk Biologis:

Durasi validitas: Hingga 6-8 bulan.

Fitur: Meskipun periode efeknya panjang (sekitar 1 bulan), periode efeknya sangat panjang, yang bermanfaat bagi kesehatan jangka panjang tanah dan tanaman.

2. Faktor -faktor yang mempengaruhi penyerapan pupuk
Setelah pupuk diterapkan pada tanah, laju penyerapan dan pemanfaatan nutrisi dipengaruhi oleh banyak faktor. Berikut ini adalah beberapa faktor utama:

Kelebihan nutrisi:

Ketika ada kelebihan elemen nutrisi tertentu, itu akan mempengaruhi penyerapan elemen lain dari tanaman, yang menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi.

PH tanah (pH):

Kisaran pH terbaik untuk efektivitas pupuk adalah antara 5,5-6,5. Nutrisi yang berbeda memiliki efektivitas yang berbeda pada nilai pH yang berbeda. Nutrisi seperti zat besi, tembaga, mangan, dan seng paling efektif ketika nilai pH di bawah 6.

Periode pertumbuhan tanaman:

Tanaman pada tahap pertumbuhan yang berbeda memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda. Sebagai contoh, periode pertumbuhan vegetatif didominasi oleh persyaratan nitrogen, sedangkan diferensiasi kuncup bunga dan tahap berbunga didominasi oleh persyaratan fosfor dan kalium.

Waktu Pemupukan:

Waktu terbaik untuk membuahi adalah sebelum jam sepuluh pagi dan setelah jam empat sore. Hindari pemupukan pada siang hari ketika matahari kuat atau pada hari -hari mendung dan hujan untuk mengurangi volatilisasi dan hilangnya nutrisi.

Jenis dan Formula Pupuk:

Tanaman yang berbeda dan tahap pertumbuhan yang berbeda menggunakan rumus pupuk yang berbeda. Kombinasi pupuk pelepasan lambat dan pupuk yang larut dalam air, serta aplikasi akar dan pupuk semprotan daun, dapat mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi pupuk.

Kelembaban dan tekstur tanah:

Kelembaban tanah adalah faktor penting yang mempengaruhi pembubaran pupuk dan pergerakan nutrisi. Di tanah dengan kadar air yang tinggi, pupuk harus diterapkan dengan berat dan ringan; Dalam kondisi kekeringan, pupuk harus diterapkan dengan ringan dan frekuensi penyiraman harus ditingkatkan.

Metode Pemupukan:

Metode pemupukan termasuk aplikasi siaran, aplikasi strip, aplikasi lubang, dll. Metode pemupukan yang wajar dapat meningkatkan pemanfaatan pupuk dan penyerapan tanaman.

Karakteristik fisiologis tanaman:

Spesies dan varietas tanaman yang berbeda memiliki karakteristik fisiologis yang berbeda dan kebutuhan nutrisi yang berbeda dan metode penyerapan. Oleh karena itu, karakteristik fisiologis tanaman perlu dipertimbangkan saat memilih pupuk dan metode pemupukan.


Waktu posting: Jul-10-2024