Dalam produksi pertanian, penggunaan rasional pupuk memainkan peran penting dalam meningkatkan hasil panen, meningkatkan kualitas tanah, dan melindungi lingkungan. Pupuk organik dan pupuk kimia adalah dua jenis pupuk utama, masing -masing dengan keuntungan dan kerugiannya yang unik. Oleh karena itu, penggunaan rasional pupuk organik dan pupuk kimia dapat memaksimalkan efektivitas pupuk dan mencapai pengembangan pertanian yang berkelanjutan.
1. Keuntungan menggunakan bersama
1. Meningkatkan efek keseluruhan pupuk
Penggunaan campuran pupuk organik dan pupuk kimia dapat membuat pupuk organik matang lebih cepat dan melepaskan nutrisi lebih cepat. Pada saat yang sama, pupuk organik juga dapat menyerap nutrisi dalam pupuk kimia, terutama superfosfat dan elemen jejak, yang mudah difiksasi atau hilang melalui tanah. , dengan demikian meningkatkan tingkat pemanfaatan pupuk kimia.
2. Tingkatkan asupan nitrogen tanaman
Pupuk organik yang dicampur dengan pupuk superfosfat atau kalsium-magnesium yang dihancurkan dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri pengikat nitrogen asli di tanah, sehingga meningkatkan pasokan nitrogen ke tanaman. Ini sangat penting untuk meningkatkan hasil dan kualitas tanaman.
3. Tingkatkan Lingkungan Tanah
Pupuk organik kaya akan bahan organik, yang dapat meningkatkan struktur tanah, meningkatkan struktur agregat tanah, dan meningkatkan kemampuan tanah untuk menahan air dan pupuk. Pupuk kimia dapat dengan cepat memberikan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Kombinasi keduanya tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan pertumbuhan tanaman, tetapi juga secara bertahap meningkatkan lingkungan tanah.
4. Kurangi obesitas
Penggunaan pupuk kimia tunggal atau penggunaan pupuk kimia yang berlebihan dapat dengan mudah menyebabkan pengasaman tanah, ketidakseimbangan nutrisi dan masalah lainnya. Penambahan pupuk organik dapat menetralkan keasaman tanah, mengurangi dampak negatif pupuk kimia pada tanah, dan menjaga keseimbangan ekologis tanah.
2. Saran tentang proporsi yang cocok
1. Proporsi keseluruhan
Dalam kebanyakan kasus, rasio pupuk organik dan pupuk kimia dapat dikendalikan secara kasar sekitar 50%: 50%, yaitu, pupuk setengah organik dan pupuk setengah kimia. Rasio ini dianggap masuk akal di seluruh dunia dan membantu menyeimbangkan nutrisi tanah, meningkatkan struktur tanah, dan meningkatkan hasil dan kualitas tanaman.
Jika kondisi memungkinkan, disarankan untuk menggunakan pupuk organik sebagai pupuk utama dan pupuk kimia sebagai suplemen. Rasio aplikasi pupuk organik dan pupuk kimia bisa sekitar 3: 1 atau 4: 1. Tapi harap dicatat bahwa ini hanya rasio referensi yang kasar, bukan absolut.
2. Spesifisitas tanaman
Pohon buah: Untuk apel, pohon persik, leci dan pohon buah -buahan lainnya, meskipun kebutuhannya akan nitrogen, fosfor dan kalium sedikit berbeda, tidak ada banyak perbedaan dalam jumlah pupuk organik yang diterapkan. Secara umum, sekitar 3.000 kilogram pupuk organik per hektar pupuk dasar adalah kisaran yang lebih tepat. Atas dasar ini, jumlah pupuk kimia yang tepat dapat ditambahkan sesuai dengan tahap pertumbuhan dan kebutuhan nutrisi pohon buah.
Sayuran: Tanaman sayuran membutuhkan pupuk dalam jumlah besar dan hasil tinggi, dan memiliki kebutuhan mendesak untuk nutrisi. Atas dasar aplikasi rasional pupuk kimia, jumlah pupuk organik per acre harus ditingkatkan dengan tepat. Rasio spesifik dapat disesuaikan sesuai dengan jenis sayuran dan siklus pertumbuhan.
Tanaman Lapangan: Untuk tanaman lapangan seperti beras, gandum dan jagung, jumlah pupuk organik atau pupuk kandang peternakan yang diterapkan per mu tidak boleh kurang dari 1.500 kilogram. Pada saat yang sama, dikombinasikan dengan kondisi tanah lokal, jumlah pupuk kimia yang sesuai dapat ditambahkan untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan tanaman.
3. Kondisi Tua
Status gizi tanahnya baik: ketika status gizi tanahnya baik, proporsi input pupuk kimia dapat dikurangi secara tepat dan proporsi pupuk organik dapat ditingkatkan. Ini akan membantu lebih meningkatkan struktur tanah dan meningkatkan kesuburan tanah.
Kualitas tanah yang buruk: Dalam hal kualitas tanah yang buruk, proporsi input pupuk organik harus ditingkatkan untuk meningkatkan lingkungan tanah dan memberikan lebih banyak dukungan nutrisi. Pada saat yang sama, jumlah pupuk kimia yang tepat harus ditambahkan untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak pertumbuhan tanaman.
Waktu posting: AGUG-05-2024